Declip

Gambar 5 Perbedaan Keratin vs Smoothing

5 Perbedaan Keratin vs Smoothing, Kira-kira Mana yang cocok Buatmu?

Salah satu permasalahan rambut yang sering kita alami adalah rambut kering dan kusut. Penyebabnya banyak, bisa karena kosmetik rambut yang tidak tepat, atau pun kebiasaan menggunakan alat styling yang panas tanpa menggunakan heat protector. Kabar baiknya, permasalahan itu bisa diatasi dengan keratin rambut atau smoothing.

Kalau kamu buka majalah fashion, atau baca buku soal treatment keratin atau smoothing, kamu bakal nemu banyak banget rekomendasi. Coba tanya temen-temen kamu, dijamin jawaban mereka juga pasti beda-beda. Nah, itu karena kedua treatment itu memang harus dipilih berdasarkan jenis rambut.

Sebelum Minpow kasih tahu mana yang lebih cocok buat kamu, keratin rambut atau smoothing, sebaiknya kamu tahu dulu masing-masing penjelasan. Keratin rambut adalah proses perawatan rambut yang bisa bikin rambut lembut dan halus. Keratin sendiri sebetulnya adalah protein alami yang bisa numbuhin rambut dengan sehat dan halus.

Tapi, seiring bertambahnya usia kita, produksi keratin alami di tubuh bakal terus berkurang. Bahkan pada usia tertentu, rambut dan kulit kepala kita berhenti memproduksi keratin. Nah, makannya, kita butuh pasokan keratin dari produk kosmetik tertentu.

Sebenernya smoothing juga mengandung obat keratin, makannya ada istilah smoothing keratin. Apa itu smoothing kreatin? Smoothing keratin adalah teknik pelurusan rambut menggunakan teknik smoothing dan bahan keratin, yang sekaligus bisa melembutkan dan menghaluskan.

Sekarang, yuk, cari tahu perbedaan treatment keratin dan treatment smoothing. Apa aja, sih? Ini dia:

5 Perbedaan Keratin vs Smoothing, Kira-kira Mana yang cocok Buat Kamu?

Bahan Kandungan

Hal mendasar yang paling ngebedain keratin treatment dan smoothing adalah bahan dasar. Treatment keratin biasanya mengandung bahan kimia yang lebih ringan ketimbang smoothing. Makannya, hasilnya juga enggak bisa bertahan lama, at least enggak selama kalau kita smoothing.

Kalau kamu pergi ke salon buat melakukan perawatan rambut, kamu boleh banget tanyain obat apa aja yang mereka gunakan. Cari tahu masing-masing keunggulan dan kekurangan obat-oabatan tersebut. Tanyain apa obat tersebut cocok buat tekstur dan kondisi rambut kamu?

Karena, kalau kamu enggak aware sama kandungan yang ada di dalam obat keratin treatment atau smoothing, bisa jadi aja nanti ternyata obatnya gak cocok di rambut kamu terus malah jadi ngerusak. Serem, kan? Makannya, teliti sebelum mengambil keputusan, ya.

BACA JUGA : Cari Tau 5 Perbedaan Smoothing dan Rebonding

Teknik Pengerjaan

Kalau smoothing, dalam salah satu tahapan pengerjaannya rambut kamu bakal dicatok sebelum diolesi krim smoothing. Tujuannya adalah supaya tekstur rambut kamu pas lagi lurus bisa kekunci dan terus lurus sampai permanen.

Tahapan itu bisa diulang dua sampai tiga kali tergantung kondisi dan tekstur rambut kamu. Bayangin jumlah kandungan bahan kimia yang bakal diterapkan ke rambut kamu. Lumayan, kan? Makannya, pertimbangin lagi, ya.

Sementara keratin, selama pengerjaannya, rambut kamu enggak bakal dicatok dulu, melainkan langsung di oleskan krim keratin. Makannya treatment keratin tuh gak bikin rambut lurus, tapi bikin rambut lembut dan halus.

BACA JUGA : Biaya Smoothing Rambut Pendek dan Panjang di Salon

Risiko

Kalau ngomongin risiko, jelas smoothing lebih berbahaya ketimbang keratin. Karena smoothing tuh enggak cuma melembutkan dan bikin rambut halus, tapi juga sekaligus bikin rambut lurus. Setelah pengerjaan, upayakan buat ngasih perawatan langsung dan intens buat rambut kamu, ya.

Karena, kalau enggak, rambut kamu bisa mati dan enggak tumbuh lagi. Itu terjadi karena rambut kamu enggak tahan pas terpapar beragam bahan kimia. Indikasinya rambut mati itu biasanya rambut jadi kering, rontok, patah dan bercabang.

Sementara keratin, hasilnya jauh lebih mulus dari smoothing. Tapi, keratin enggak bikin rambut super lurus kaya smoothing. Biasa aja. Udah gitu, daya tahannya juga enggak seawet smoothing. Dalam beberapa minggu, dia bisa luntur dan balik ke rambut semula kamu. Keunggulannya, dia lebih aman.

Harga

Ini adalah aspek yang enggak boleh kita skip. Karena hasil lebih memuaskan dan risiko bisa diminimalisir, akhirnya harga keratin melonjak lebih tinggi dari smoothing. Menurut Minpow, ini adalah hal yang wajar dan sepadan.

Minpow mending bayar ekstra mahal (kalau perlu nabung dulu) demi ngedapetin hasil yang sesuai ekspektasi daripada pilih yang lebih murah dengan kualitas yang enggak jelas. Karena, nanti ujung-ujungnya juga bakal butuh perawatan, jadi keluar double cost.

Perbedaan harga memang ditentukan oleh tebal atau tipisnya rambut, ukuran panjang dan pendek, serta obat yang digunakan oleh salon. Kalau kamu mau tahu obat apa aja yang bisa kita pilih, kamu bisa cek artikel Minpow lain di website DeClip ya.

Subcribe untuk Dapatkan Info Terbaru dari Kami!

Kepoin info terbaru soal produk dan promosi dengan taroh email kalian di sini, yuk!

Ketahanan

Nyari yang hasilnya lebih awet dan tahan lama? Minpow saranin kamu pilihnya smoothing. Sebab,  jelas treatment smoothing bisa lebih awet dan tahan lama ketimbang keratin. Selama kamu rajin perawatan, harusnya gak masalah sih meski kamu pilih treatment smoothing.

Rambut rusak kamu setelah dismoothing pelan-pelan bisa diperbaiki sama serangkaian perawatan; mulai dari conditioner setelah keramas, hair mask tiap minggu dan hair spa tiap bulan. Kalau konsisten, kesehatan rambut kamu bakal kembali ke semula kok.

Cuma, kalau kamu enggak keberatan dengan hasil yang sementara, enggak apa-apa pilih keratin. Selama ada budget, kamu bisa re-touch kok. Hasilnya juga lebih bagus dan alami, enggak kaya smoothing yang bikin rambut kaku.

Itu dia perbedaan keratin vs smoothing yang bisa kamu pertimbangin ke salon dan eksekusi rambut. Minpow ingetin sekali lagi please pertimbangin matang-matang karena ini pengaruhnya bakal langsung kerasa enggak lama setelah pengerjaan.

Setelah pilih treatment keratin atau smoothing, terus rajin perawatan, rambut bakal balik lagi ke kondisi semula yang indah dan berkilau. Hair ornamentnya juga harus dipertimbangin baik-baik dong yang punya kualitas premium? So far, cuma DeClip yang bisa provide kebutuhan kamu itu. Salah satu best seller productnya ada Jedai Haircules yang viral!

Gimana gak viral? Udah digilas mobil Alphard Tasya Farasya, udah dibekuin sama Raisa ke dalam es batu, tapi Jedai Haircules by DeClip masih aja utuh dan tegar bertahan. *tsssaahhhh. Jauh banget sama niat kamu yang bilang mau diet tapi masih pesen nasi padang dua bungkus. Gak konsisten.

Kalau Jedai Haircules by DeClip, konsisten tetep utuh meski kamu blender, kamu bakar, kamu lempar, gak baka kegores sedikit pun. Udah gitu, pilihan warnanya ada 35. Bisa kamu mix and match dengan baju kamu tiap hari, makannya Minpow saranin buat borong semua warnanya biar gak kebingungan.

Cusss cek catalog Minpow dan masukin keranjang semua warna jedainya, ya. Share ke temen-temen se-geng biar kalian pakai jedai yang warnanya samaan semua. Ada gigi 3 dan gigi 5, tergantung seberapa tebal dan panjang rambut kamu. Mau samaan dengan Raisa? Boleeeeh. Pilih Jedai Haircules yang frozen edition, ya!

Kalau udah masukin keranjang, jangan lupa check out, ya. Terus tungguin deh Jedai Hairculesnya nyampe rumah. Nanti, kalau kamu post selfie dengan rambut baru yang udah kamu keratin atau smoothing sekaligus pakai Jedai Haircules, jangan lupa tag Minpow, ya. Happy shopping!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Shopping Cart

KEPOIN INFO TERBARU SOAL JEDAI, YUK!

Masukin e-mail kamu di sini,
nanti Minpow kabarin produk terbaru jedai dan promo seru!

KEPOIN INFO TERBARU SOAL JEDAI, YUK!

Masukin e-mail kamu di sini,
nanti Minpow kabarin produk terbaru jedai dan promo seru!