Declip

Gambar 6 Contoh Verbal Abuse Relationship

6 Contoh Verbal Abuse Relationship

Di samping sekumpulan momen manis nan unyu, ternyata pacaran itu kadang menyimpan momen gelap dan pahit juga, lho. Salah satunya fenomena verbal abuse relationship, alias kekerasan verbal dalam hubungan, yang imbasnya bisa nyerang psikis dan mental.

Loh, seserius itu, ya, Min? Iya! Yuk, kita pelajari lebih jauh soal verbal abuse relationship alias kekerasan verbal dalam pacaran.

Karena di dalam pacaran ada pertukaran emosi, akhirnya hubungan tuh kadang bisa jadi intens banget. Kita bisa jadi attach alias bergantung banget sama seseorang.

Kalau udah bergantung banget sama seseorang, kita kadang-kadang jadi enggak objektif lagi menilai segala hal. Kita jadi buta. 

Sama dengan kasusnya si kekerasan verbal dalam pacaran ini, yang dibalut dengan embel-embel kasih sayang, cinta, janji sehidup semati dan lain sebagainya.

Akhirnya, keburukan verbal abuse relationship itu bisa jadi gak kelihatan. Seolah-olah hal itu terjadi karena keduanya saling sayang. 

Mana ada orang yang menyakiti orang yang mereka sayang? Gak mungkin, kan? Harusnya kita juga paham, kalau itu tuh omong kosong doang.

Itu tuh perbuatan melukai yang manipulatif dan sekaligus bisa melumpuhkan kalau dibiarin. 

Supaya kamu lebih kebayang apa aja sih yang termasuk ke dalam verbal absue relationship itu, Minpow jabarin satu per satu contohnya, ya.

Yaaaa semoga sih ini enggak pernah menimpa kamu. Jadiin contoh-contoh yang Minpow kasih tahu ini panduan supaya ke depannya kamu lebih waspada aja. 

Tapi, buat kamu yang pernah mengalami hal-hal kaya gini di masa lalu, peluk dari Minpow, ya. Kamu harus tahu kalau kamu tuh kuat banget. Yuk, kita mulai bahas! 

Contoh Verbal Abuse Relationship 

1. Kritik

Bukan sekadar kritik membangun, tapi kalau dalam sebuah hubungan kamu terus-terusan dikritik dan dipojokan, itu udah masuk ke verbal abuse relationship.

Kritik yang disampein dalam verbal abuse relationship tuh bikin si pasangan down, sedih, ngerasa kalau dirinya berkekurangan dan kehilangan percaya diri.

Padahal, mungkin si pasangan yang dikritik itu enggak seburuk itu. Itu cuma cara si pelaku bikin pasangannya ngerasa rendah diri.

Makannya, seandainya kamu ngerasain ada di posisi ini, kamu harus berani speak up dan beraniin diri buat ambil tindakan, ya. Jangan diem aja!

2. Nyalahin Mulu

Tiap ada masalah, dia selalu nyalahin pasangannya mulu. Bahkan untuk mood dia yang berantakan, yang disalahin juga pasangannya.

Kalau ini yang terjadi, Minpow dengan berat hati harus kasih tahu kamu bahwa kamu udah terjebak dalam verbal abuse relationship, Darling.

Sekali dua kali, mungkin kamu bisa ngalah dan milih buat enggak ngajak ribut. Tapi, kalau kamu biarin, lama-lama nanti dia bisa melakukan kekerasan yang bukan verbal lagi, tapi bisa beralih ke physical.

Serem! Gak usah tunggu lagi, segera ambil tindakan buat nyikapin masalah ini, ya. 

3. Gaslighting 

Tiap kamu nyampein perasaan kamu, kesedihan kamu, dia malah bilang kalau kamu lebay. Jadi, semua perasaan kamu gak pernah divalidasi sama dia.

Subcribe untuk Dapatkan Info Terbaru dari Kami!

Kepoin info terbaru soal produk dan promosi dengan taroh email kalian di sini, yuk!

Seolah-olah kamu enggak layak ngerasain itu. Akhirnya, kamu juga enggak pernah ngerasa didengerin dan dianggap. 

Itu namanya gaslighting, kaya belum selesai berkeluh kesah, kamu udah digas duluan. Gaslighting juga termasuk ke dalam verbal abuse relationship.

Cuma yak arena kekerasan ini terjadi dalam ranah kata-kata dan bahasa, enggak langsung menyasar ke fisik, akhirnya kita seringkali lalai. Padahal sama bahayanya. 

4. Jago Nge-Judge 

Kamu punya baju baru? Pas dikasih lihat ke dia, komentarnya adaaa aja. Tua lah, kuno lah, kusam lah, gak cocok lah, norak lah.

Terus pas kamu bilang lagi hang out sama temen se-geng, si dia bilangnya kamu ganjen dan genit karena keluyuran. Mon maap, itu kamu pacaran sama hakim apa gimana, sih? Jago banget ya nge-judge?

Orang-orang yang kalau dalam hubungan kerjaannya cuma nge-judge itu berarti lagi ngurung pasangannya dalam verbal abuse relationship.

Karena enggak ada seorang pun yang layak diperlakukan begitu dalam hubungan. Kalau kamu termasuk yang pernah ada di relasi kaya gitu, belum terlambat untuk kabur, ya!

5. Ngancem

Pasangan suka ngancem? Itu udah cukup buat mengkategorikan hubungan kalian sebagai verbal abuse relationship.

Karena ancaman itu enggak seharusnya digunakan buat bikin hubungan langgeng. Hubungan langgeng tuh butuh kesediaan dari kedua belah pihak. 

Kalau salah satunya terpaksa, meski langgeng, berarti hubungan itu enggak sehat dan masuknya tuh jadi verbal abuse relationship.

Kamu enggak usah mikir dua kali buat buru-buru bertindak dan keluar dari hubungan yang penuh ancaman gini pliiiis.

6. Ngehina 

Biasanya, kalau kita pacarana tuh kita punya panggilan yang unyu; mulai dari panda sampai gorilla. Tapi itu konteksnya masih sayang—sayangan.

Tapiiii, kalau si dia mulai ngata-ngatain kamu dengan sebutan bego, lambat, dan isi kebun binatang misalnya, hinaan itu konteksnya bukan lagi gemes-gemesan, melainkan memang digunakan untuk menjatuhkan. 

Hal ini sebetulnya masih bisa dikomunikasikan. Bilang sama pasangan kalau kamu enggak nyaman dikasih sebutan-sebutan semacam itu, dan minta dia buat berhenti.

Kalau dia berhenti dan berubah, kamu bisa lanjut. Tapi kalau dia gak peduli dan tetep manggil kamu dengan sebutan begitu, sekarang adalah waktu yang tepat buat cabut. 

Udah kebayang dong sekarang kira-kira apa aja yang termasuk ke dalam verbal abuse relationship? Please banget Minpow minta tolong kamu untuk selalu tanggap dan sigap nyikapin permasalahan ginian, ya. Kenapa?

Karena kalau kamu biarin, nanti lama-lama kamu bakal semakin sulit buat keluar dari hubungannya. 

Sama sulitnya dengan nata rambut biar rapi terus kapan aja, 24 jam penuh. Apalagi kalau banyak acara yang perlu kamu datengin, niscaya tuh rambut kalau udah sore pasti kusut dan acak-acakan deh. Itu tuh karena kamu enggak pakai Jedai Haircules by Delip aja sebenernya. Kenapa sih harus pilih Jedai Haircules by DeClip? Karena dia tuh merupakan titisan dewa Hercules!

Untuk buktiin viralnya si Jedai Haircules by DeClip yang merupakan titisan dewa, Minpow udah ajakin Tasya Farasya buat gilas langsung pakai Alphard. Minpow juga ajakin kak Yaya alias Raisa buat bekuin jedainya di dalam es batu raksasa, sampai Minpow ulek, blender, Minpow gilas pakai motor dengan 3 penumpang, itu jedai tetep tangguh dan gak rusak dong. Kurang sakti apa coba?

Kalau kamu penasaran, buruan deh cek catalog Minpow di website ini dan pilih warna jedai yang paling kamu suka. Total ada 35 warna ditambah 4 warna glitter yang baru Minpow rilis. Bisa kamu mix-and match dengan baju yang kamu pake sehari-hari, tapi ya syaratnya harus kamu borong semua.

Tiap warna tuh ada yang bentuknya gigi 3 dan gigi 5, masing-masing tersedia dalam ukuran 3,5 cm, 5 cm dan 6 cm. Mau kembaran sama kak yaya alias Raisa? Pilih yang Frozen edition! Yuk, borong sekarang dan buktiin sendiri kekuatan Jedai Haircules by DeClip!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *