Declip

Gambar 4 Cara Melaporkan Kekerasan Verbal

4 Cara Melaporkan Kekerasan Verbal

Cara Melaporkan Kekerasan Verbal – Declip.id | Karena enggak berimbas secara fisik, gak kelihatan, seringnya gak ada bukti juga, akhirnya kekerasan verbal seringkali lolos pantauan.

Baik pelaku maupun korban masing-masing enggak ninggalin jejak yang kemudian bisa digugat. Kenapa?

Karena kekerasan verbal tuh dilakukan melalui kata-kata, seringnya ucapan, yang gak ada bukti fisiknya. 

Beda ceritanya kalau kekerasan verbal itu dilakukan melalui pesan text. Mau via SMS, Whatsaap, atau pun media sosial. Kalau di situ, bisa tuh kita laporin.

Kita tinggal screen shoot isi kekerasan verbalnya dan bawa ke pihak berwajib. Tapi suka bingung gak sih gimana cara melaporkan kekerasan verbal tuh sebenernya?

Lapor kemana? Nanti Minpow kasih tahu! 

Sebelum bahas cara-cara melaporkan kekerasan verbal, Minpow pengen jelasin dulu soal kekerasan verbal itu sendiri. Apa sih kekerasan verbal itu?

Sama berbahayanya dengan kekerasan lain, kekerasan seksual juga berdampak bagi korban. Bedanya, dampaknya enggak kelihatan dan enggak terekam jejak secara fisik.

Beberapa dampak kekerasan verbal di antaranya; depresi, paranoid, mudah cemas, hilangnya rasa percaya diri dan masih banyak lagi.

Itu semua kan enggak kelihatan secara fisik, tapi kamu bayangin aja, kalau seseorang udah depresi, otomatis dia juga enggak bisa beraktivitas dengan optimal lagi, kan?

Itulah kenapa, kekerasan verbal tuh sama berbahayanya dengan kekerasan yang lain.

Setelah paham definisi dan dampak yang bisa dihasilin sama kekerasan verbal, Minpow bisa bayangin sekarang kamu juga jadi pengen tahu cara melaporkan kekerasan verbal.

Harus gimana? Lapor kemana? Bawa apa aja? 

Nah, kalau kita ngeliat ke undang-undang, pasal 218 KUHP bilang kalau hukuman paling berat buat pelaku kekerasan verbal itu 2 tahun 8 bulan penjara.

Meski tetep gak sebanding dengan dampak yang bisa dihasilin, tapi seenggaknya kita jadi tahu bahwa si pelaku bisa ditindak pidana karena kekerasan verbal. 

Ini Minpow sengaja kutip pembahasannya dari artikel dan perusahaan di dalam negeri dan cara melaporkan kekerasan seksual: 

Cara Melaporkan Kekerasan Verbal

1. Dapetin Bukti

Cara melaporkan kekerasan verbal pertama adalah cari bukti. Gak bisa didebat, barang bukti merupakan barang yang sebaiknya kita upayain dalam cara melaporkan kekerasan verbal.

Minpow paham kalau hal ini tuh bisa jadi susah banget, karena kita sendiri enggak tahu kan kapan kekerasan verbal yang menimpa itu bakal terjadi. Gimana caranya mau siap-siap buat dapetin bukti?

Tapi, kalau lagi berlangsung nih ceritanya, kamu lagi beradu argumen sama seseorang yang kemudian berakhir dengan perlakukan kekerasan verbalnya ke kamu, kamu bisa diem-diem rekam apa yang dia omongin itu di smartphone kamu, ya.

Mau video, atau voice recording juga boleh. 

Subcribe untuk Dapatkan Info Terbaru dari Kami!

Kepoin info terbaru soal produk dan promosi dengan taroh email kalian di sini, yuk!

Nah, nanti barang bukti itu yang bisa kamu bawa ke pihak berwenang. Kalau enggak ada barang bukti kaya gitu, laporan kita enggak bisa diproses.

Hal ini juga berlaku buat kamu yang mengalami kekerasan seksual melalui pesan teks. Tinggal discreen shoot dan dilaporin ya. 

2. Datangi Pusat Layanan Terpadu / LSM

Setelah kamu punya bukti, pertama-tama kamu bisa dateng ke pusat layanan terpadu pemberdayaan perempuan.

Seenggaknya, mereka bisa bantu kita untuk menentukan langkah selanjutnya, karena jelas untuk bisa ngasih bantuan semacam itu mereka dibentuk. 

Selain itu, biasanya di layanan terpadu atau LSM juga ada bantuan untuk bisa bimbing kita waktu kita lagi lewatin masa-masa sulit.

Mereka bisa kasih dukungan secara moral dan dalam pengawasan tenaga profesional, jadi kita enggak makin kalut gitu. 

Selain itu, biasanya tim di sana cukup mumpuni untuk meneruskan kasus kita ke lembaga hukum.

Dengan pemahaman, pengetahuan, serta pengalamann dan jam terbang yang dimiliki, kita bisa mempercayakan mereka untuk nanganin kasus ini.

Tapi, kita juga harus kooperatif untuk bantu mereka mengusut kasusnya sampai tuntas, ya!

3. Rekrut Ahli Hukum Pribadi

Kalau kamu punya dana lebih, kamu bisa kok rekrut ahli hukum pribadi. Kalau punya ahli hukum pribadi, penanganan kasus kamu juga bakal jadi lebih intens. Kamu bakal dikasih petunjuk dan saran yang lebih efektif dan tepat sasaran. 

Tapi, cari ahli hukum pribadi tuh gak gampang, susah cari yang pas dan cocok buat nemenin kita sampai kasusnya selesai.

Karena kadang suka ada aja tuh hal-hal gak terduga (termasuk ke-enggak cocokan) di tengah kasus yang kemudian bikin penyelesaian jadi kehambat.

Jadi, yang perlu diperhatiin kalau mau hire ahli hukum pribadi tuh jelas kualifikasi dan gunain juga intuisi kamu untuk nilai orang itu, ya.

Jangan gampang percaya, perbanyak riset, dan tanya-tanya sama orang-orang yang pernah pakai jasa dis. 

4. Reach Out Orang Terdekat

Kalau buat ke LSM aja kamu ragu, dan gak ada budget buat rekrut ahli hukum pribadi, paling enggak kamu harus bisa reach out orang-orang terdekat kamu dulu.

Mulai dari pasangan, keluarga, atau temen. Siapa pun orangnya, yang jelas orang itu harus bisa kamu percaya.

Kamu harus yakin kalau orang itu enggak bakal nyia-nyiain kepercayaan kamu dan kamu ngerasa aman buat sharing sekaligus terbuka sama dia.

Kalau kamu ragu, mending jangan. Karena ada peluang nanti malah keterbukaan kamu jadi disalah gunakan sama dia.

Pas nulis cara melaporkan kekerasan verbal, Minpow bener-bener nyaranin kamu buat hati-hati sama orang kaya gini.

Meski hal ini enggak langsung mengatasi masalah kamu, tapi ini bisa bikin kamu sedikit lebih lega.

Kamu enggak bakal terlalu paranoid, enggak bakal terlalu gelisah dan kamu tahu selalu ada orang-orang baik yang ngedukung kamu dan rela bantuin kamu cari cara melaporkan kekerasan verbal. 

Ngomongin cara melaporkan kekerasan verbal kaya barusan tuh emang bisa draining banget tapi sekaligus banyak manfaatnya.

Kalau bukan buat kamu sendiri, kan bisa buat temen atau kenalan kamu yangv juga ngalamin hal yang sama. Jadi, enggak bakal sia-sia. Sama kaya kalau kamu beli Jedai Haircules by DeClip. Dia juga gak bakal sia-sia nih buat bikin rambut kamu on point terus selama 24/7.

Kok bisa? Iya, karena sekali nyengkram rambut kamu, dia gak bakal lepas apa pun yang terjadi. Mulai dari angin topan sampai hujan badai, Jedai Haircules by DeClip bakal jagain kerapian rambut kamu biar enggak kusut dan acak-acakan. Materialnya, karena dia itu merupakan titisan dewa Hercules, jadi kuat banget. 

Pernah digilas sama Tasya Farasya dan dibekuin dalam es batu raksasa sama Raisa. Rusak? Nooo bestieee. Kegores aja enggak loh. Kurang sakti apa, coba? Buruan cek catalog Minpow dan cek deh ke-35 warnanya. Ada 4 warna baru khusus warna glitter, buat kamu pake kondangan atau acara istimewa lainnya biar penampilan kamu kelihatan lebih mevvah. 

Yuk, ajakin temen se-geng kamu buat pakai jedai samaan. Abis itu bikin foto OOTD bareng, upload ke IG dan jangan lupa tag Minpow, ya! 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *