Declip

Gambar Kenali 5 Perbedaan Male Gaze dan Female Gaze

Kenali 5 Perbedaan Male Gaze dan Female Gaze

Siapa yang hobinya nonton film? Beberapa waktu lalu, sempet ada film lokal yang disutradarai oleh seorang dokter bedah plastic yang jadi viral banget.

Virality-nya itu mengandung kontroversi. Sebagian besar orang menganggap bahwa film itu dibuat dengan menggunakan male gaze banget, alias sudut pandang yang masukin dan cenderung patriarki.

Apaan sih maksudnya, Minpow? Nah, di artikel ini, Minpow bakal bahas istilah male gaze. Pengertian, contoh nyata dan sama pengaruhnya buat kita-kita nih yang nonton.

Emang separah apa sih sampai orang pada heboh soal film-film yang dibuat dengan sudut pandang male gaze?

Enggak sampai di situ, Minpiw juga bakal bandingin perbedaan male gaze dan female gaze dalam sebuah film.

Apa yang sebaiknya dilakukan para sineas dan gimana kita sebagai penonton menyikapi perdebatan itu. Gak sabar, kan? Yuk, simak!

Pengertian Male Gaze 

Male gaze adalah teknik pengambilan gambar dalam sebuah film menggunakan sudut pandang atau kaca mata cowok.

Cowok pada umumnya kalau memandang sesuatu tuh kaya gimana, sih? Nah, si kamera bakal bergerak atau menyorot bagian-bagian atau pemandangan yang bisa memuaskan mereka secara visual. 

Istilah male gaze pertama kali dicetuskan oleh Laura Mulvey, seorang ahli film feminis dari Inggris.

Dia pernah nulis jurnal Visual Pleasure and Narrative Cinema tahun 1975 dan teorinya soal male gaze itu masih dipake, dikaji dan digali sampai sekarang. 

Tia pada film yang dianggap problematis, teori Laura soal male gaze itu bakal langsung diterapin buat membedah isi filmnya.

Bener gak sih pengambilan gambarnya tuh bersifat male gaze? Dalam artian dibuat demi memenuhi kepuasan visual semata? 

Pun kalau iya, sampai sekarang di negara kita enggak ada hukum yang mengatur sanksi para pelaku male gaze ini, kecuali memang kontennya memuat pornigrafi yang mungkin bahkan enggak lulus sensor.

Tetapi, kalau male gaze, seberapa banyak orang yang ngeh dan paham soal teorinya?

Contoh Film yang Dianggap Male Gaze

Supaya kamu lebih kebayang, selanjutnya Minpow bakal kasih kamu contoh film-film yang dibuat dengan angle Male Gaze, ya.

Simak baik-baik nih deretan film-nya dan abis itu bisa kamu perhatiin lagi teori yang sebelumnya udah Minpow kasih tahu soal male gaze. 

  1. James Bonds Movie 

Ngeh gak sih kamu kalau di film-film James Bond, banyak banget cewek-cewek di sekitarnya tapi enggak ada tujuan yang signifikan?

Baik dalam pengembangan karakter, maupun pengembangan plot. Kaya, cewek-cewek itu dikumpulin di sana biar James Bond jadi kelihatan keren aja gitu?

Nah, itulah kenapa film James Bond tuh dianggap sebagai salah satu film yang cenderung male gaze.

Cewek-cewek di sini cuma dipamerin sebagai hiasan, alias pemanis doang. Enggak bawa misi yang penting dan memengaruhi cerita. 

Subcribe untuk Dapatkan Info Terbaru dari Kami!

Kepoin info terbaru soal produk dan promosi dengan taroh email kalian di sini, yuk!

  1. Transformers

Loh, ini kan film anak-anak, Minpow? Yessss. Seremnya, ini adalah film anak-anak.

Di sini, sosok Megan Fox tuh ditampilin sebagai sosok yang bisa memuaskan visual para penonton dan sadar atau enggak, itu artinya tayangan ini jadi mengobjektifikasi.

Mengobjektifikasi tokoh, sekaligus mengobjektifikasi pemain juga. 

Sepanjang film, kita memang bakal disuguhin pemandangan bombastis soal mobil-mobil yang bertransformasi jadi robot. Pemandangan super wah itu lah yang memang menjadi unsur kuat dalam film ini.

Tapi, waktu ngeliat mereka mengobjektifikasi sosok-sosok perempuan dalam film ini, rasanya jadi agak mengecewakan gak sih?

  1. Vertigo

Ini film klasik yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock, tentang cowok yang memata-matai seorang perempuan yang mirip dengan seseorang yang istimewa banget bagi dia tapi baru aja meninggal.

Nah, pas memata-matai itu, pergerakan kamera bener-bener menelisik si tokoh perempuan sebagai objek.

Bukan cuma di film Vertigo, Alfred Hitchcock juga bikin film soal stalking di Rear Window. Kayanya emang doi tuh spesialisasinya memata-matai, ya?

Disayangkan aja sinematografi yang memikat sekaligus cerita yang mendebarkan ini dihadirkan dengan pengambilan gambar yang cenderung male gaze.

  1. The Wall Of Street

Kamu yang udah pernah nonton film ini pasti inget dengan adegan memorable Leonardo Dicaprio dan Margot Robbie di lantai yang lagi pakai setelan serba pink. Kenapa kamu inget? Karena intens! Betul. 

Dan intensitas itu dibalut dengan vibe yang sensual, di mana sang director lagi-lagi mengobjektifikasi Margot Robbie.

Padahal, dia bisa aja fokus ke cerita dan dialog yang dijalin, tanpa harus mengobjektifikasi Margot Robbie.

  1. Selesai

Ini adalah film lokal tentang perselingkuhan yang sempat menuai pro dan kontra. Dianggap kurang sensitif pada pihak penyintas, film ini akhirnya jadi buah bibir. Menurut kamu, film ini gimana, nih?

Setelah kamu kebayang contoh-contoh film yang diambil menggunakan teknik male gaze, kamu harus paham pembuatan film yang ideal tuh gimana sih sebaiknya dibuat?

Terus, apa perbedaan male gaze dan female gaze? Simak, yuk.

Perbedaan Male Gaze dan Female Gaze

  1. Fokus

Perbedaan male gaze dan female gaze yang pertama adalah fokus kamera.

Kalau male gaze lebih fokus ke pengambilan gambar tubuh perempuan, lekuknya yang di eksploitasi, atau objek tertentu yang direkam demi dapat memanjakan visual, fokus female gaze justru terletak di peran karakter perempuan di film tersebut.

Bukan objek atau bentuk tubuhnya yang dijadiin fokus, melainkan gimana peran suatu perempuan dapat menjalankan cerita.

Kontribusi perempuan dalam memajukan cerita atau pengembangan karakter. Kebayang, gak?

  1. Pengalaman

Pengalaman penonton merupakan perbedaan male gaze dan female gaze yang kedua.

Waktu kamu nonton film yang cenderung male gaze, pengalamanmu lebih condong ke pemandangan material, sementara kalau kamu nonton film yang cenderung female gaze pengalamanmu bakal mendalami perjalanan si tokoh.

Kamu bakal menyelami kehidupan si tokoh perempuan dengan lebih mendetail, intens dan intim. Biasanya, film  dengan female gaze juga lebih emosional dan berasa deket gitu.

Enggak jarang kita dibuat ngerasain macam-macam perasaan waktu nonton film dengan teknik female gaze. 

  1. Pengaruh

Kalau film male gaze bikin para penonton jadi melanggengkan narasi di masyarakat yang bersifat patriarki, film-film dari sudut pandang female gaze justru bakal bikin kita lebih berempati sama tokoh dan ceritanya.

Itu adalah perbedaan male gaze dan female gaze yang paling berasa di antara yang lain.

Perbedaan male gaze dan female gaze ini juga yang nentuin perilaku banyak orang di masyarakat. Karena sadar atau enggak, kita seringkali ngadopsi apa yang kita tonton atau baca.

Maka, pastiin kamu paham perbedaan male gaze dan female gaze dan bener-bener objektif waktu menilai, ya.

Itu dia deretan perbedaan male gaze dan female gaze. Kalau ngomongin perbedaan, kamu juga mesti bisa nih menilai perbedaan jedai yang bagus sama yang enggak.

Jedai yang bagus ya udah pasti Jedai Haircules by DeClip. Karena cuma dia yang tahan enggak pecah dan kegores waktu digilas Alphard sama Tasya Farasya.

Selain itu, sama Raisa juga pernah dimasukin es batu dan enggak kenapa-kenapa. Masih bisa dipake. Kamu penasaran? Buruan beli Jedai Haircules by DeClip di catalog yang ada di website ini. Total ada 35 warna ditambah 4 warna glitter yang lebih mevvah. Buruan, yuk, check out sekarang!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Shopping Cart

KEPOIN INFO TERBARU SOAL JEDAI, YUK!

Masukin e-mail kamu di sini,
nanti Minpow kabarin produk terbaru jedai dan promo seru!

KEPOIN INFO TERBARU SOAL JEDAI, YUK!

Masukin e-mail kamu di sini,
nanti Minpow kabarin produk terbaru jedai dan promo seru!